EVALUASI KEGIATAN PENGENALAN KEHIDUPAN KAMPUS BAGI MAHASISWA BARU (PKKMB) TINGKAT UNIVERSITAS DAN FAKULTAS 2025

Dengan tema: “Mahasiswa Tangguh inklusif yang berdampak bagi Indonesia emas 2045”

                                        


LATAR BELAKANG

Dikutip dari buku Manajemen Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru, Jalu Aji Prakoso, dkk (2020), Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau PKKMB yang dulunya bernama OSPEK adalah kegiatan yang dijadikan titik tolok ukur pembinaan, penguatan rasa cinta tanah air, kepedulian terhadap lingkungan, menciptakan generasi berkarakter, religius, nasionalis, hingga berintegritas.

Kegiatan PKKMB diharapkan menjadi wahana penanaman 5 program nasional revolusi mental, yaitu Indonesia melayani, Indonesia bersih, Indonesia tertib, Indonesia mandiri, dan Indonesia bersatu.

Dengan kata lain, PKKMB memberikan bekal awal agar mahasiswa kelak menjadi alumni perguruan tinggi yang memiliki kedalaman ilmu, keluhuran akhlak, cinta tanah air, dan berdaya saing global.

 SEJARAH UNIVERSITAS DAN FAKULTAS

A. SEJARAH UNIVERSITAS

Pada awalnya, Unila berada di 3 (tiga) lokasi, yaitu Jalan Hasanudin Nomor 34;

kompleks Jalan Jendral Suprapto Nomor 61 Tanjungkarang; dan kompleks Jalan Sorong Cimeng, Telukbetung. Sejak Tahun 1973/1974 telah dibuka kampus Unila di

Gedongmeneng dan saat ini semua Fakultas sudah berada di dalam kampus tersebut.

Antara tahun 1960 sampai 1965, Unila dipimpin oleh seorang koordinator. Sejak tanggal 25 Desember 1965 sampai dengan 28 Mei 1973, Unila dipimpin oleh satu presidium yang diketuai oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Provinsi Lampung. Sejak Mei 1973

sampai sekarang, Unila dipimpin oleh seorang Rektor secara berurut adalah sebagai berikut:


1.     Prof. Dr. Ir. Sitanala Arsyad (1973-1981)

2.  Prof. Dr. R. Margono Slamet (1981-1990)

3.  Hi. Alhusniduki Hamim S.E., M.Sc. (1990-1998)

4.  Prof. Dr. Ir. Muhajir Utomo, M.Sc. (1998-2006)

5.  Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S. (2006-2015)

6.  Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P. (2015-2019)

7.  Prof. Dr. Karomani, M.Si. (2019-2022)

8.  Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M. ASEAN.Eng. (2023 sekarang)

Hingga saat ini Unila memiliki delapan fakultas. Yaitu : Fakultas Ekonomi (diintegrasikan menjadi Fakultas Ekonomi dan Bisnis pada tahun 2011), Fakultas Hukum, Fakultas Keguruan


dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Pertanian, Fakultas Tehnik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, serta Fakultas Kedokteran.

 

 B. SEJARAH FAKULTAS

28 Desember 1983

Berdasarkan surat Keputusan Rektor Universitas Lampung Nomor 90/KPTS/R/1983 tanggal 28 Desember 1983 tentang Panitia Pendirian Persiapan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung.

21 Agustus 1984

Keputusan Dirjen Dikti Depdikbud RI Nomor: 103/DIKTI/Kep/1984 Tentang Jenis dan Jumlah Program Studi pada setiap jurusan dilingkungan Universitas Lampung.

21 Agustus 1984

Keputusan Dirjen Dikti Depdikbud RI Nomor: 103/DIKTI/Kep/1984 Tentang Jenis dan Jumlah Program Studi pada setiap jurusan dilingkungan Universitas Lampung.

1985 – 1986

Persiapan FISIP Unila menerima mahasiswa baru melalui jalur penelusuran minat dan kemampuan (PMDK) dan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru (SIPENMARU).

22 Oktober 1985

Kepanitiaan pendirian FISIP ini disempurnakan dengan SK Rektor Unila Nomor: 85/KPTS/R/1986 1985 tentang Panitia Pembukaan Persiapan FISIP Unila. Panitia Persiapan ini dipimpin oleh seorang ketua yang berada di bawah tanggung jawab langsung kepada Rektor Universitas Lampung.

29 Desember 1989

Tugas Panitia ditegaskan dengan SK Rektor Unila Nomor: 111/KPTS/R/1989 bahwa panitia bertugas dan bertanggup jawab melaksanakan: Penyelenggaraan Pendidikan dan Pengajaran; Penelitian dalam rangka pengembangan ilmu dan teknologi; Pengabdian kepada masyarakat; Pembinaan sivitas akademika; Kegiatan pelayanan administrasi.

15 November 1995

FISIP Unila resmi berdiri sebagai fakultas berdasar SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dengan Nomor L 0333/O/1995 tentang Pembukaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

27 Febuari 1997

FISIP terdiri dua program studi yaitu Program Studi Sosiologi dan Program Studi Ilmu Pemerintahan. Berdasarkan SK Dirjen Dikti. Depdikbud RI Nomor: 37/DIKTI/Kep/1997 maka statis Program Studi tersebut ditingkatkan menjadi jurusan.

18 Maret 1997

Terbit keputusan Dirjen Dikti Depdikbud RI Nomor: 49/DIKTI/Kep/1997 tentang Pembentukan Program Studi Ilmu Komunikasi.

1998 – 2003

Dalam rangka memenuhi harapan masyarakat akan ketersediaan tenaga-tenaga terampil siap pakai, mulai tahun akademik 1998/1999 FISIP membuka program Diploma III (Keputusan Dirjen Dikti Nomor: 211/DIKTI/Kep/1998): Program Studi Administrasi Perkantoran dan Sekretaris, Program Studi Hubungan Masyarakat (Humas), dan Program Studi Perpustakaan, Dokumentasi dan Informasi ( Keputusan Dirjen Dikti Nomor: 3953/D/T/Kep/2001); Serta membuka Prorgram Ekstensi/Nonreguler (S.1) berdasarkan Keputusan Dirjen Dikti nomor 28/DIKTI/Kep/2002

 

 Tujuan

PKKMB merupakan program yang diadakan untuk membekali mahasiswa baru melewati transisi menjadi insan yang dewasa dan mandiri. Selain itu, kegiatan ditujukan untuk mempercepat adaptasi mahasiswa di lingkungan baru sekaligus memberikan wawasan agar berhasil menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Kegiatan pengenalan kampus dapat menjadi titik tolak pembinaan idealisme, penguataan rasa cinta terhadap tanah air, kepedulian terhadap lingkungan, serta mewujudkan generasi berkarakter, religius, nasionalis, mandiri, dan gotong royong berintegritas.

Diharapkan, PKKMB menjadi wahana penanaman lima Program Gerakan Nasional Revolusi Mental yaitu Indonesia Melayani, Indonesia Bersih, Indonesia Tertib, Indonesia Mandiri, dan Indonesia Bersatu


PEMBAHASAN


2.1  Evaluasi Kegiatan PKKMB Hari Pertama

 

a.  Materi 1 Sambutan Gubernur Lampung (melalui perwakilan Yurnalis, S.IP., M.Si.)

 

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung yang diwakili oleh Yurnalis menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

Pemerintah Provinsi Lampung menyadari pentingnya membentuk generasi unggul yang memiliki karakter kuat dan kompetensi dalam teknologi serta ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, berbagai inisiatif seperti beasiswa, peningkatan kapasitas SDM, dan kolaborasi riset telah disiapkan                                         sebagai                                               bentuk                                 dukungan. Sinergi antara unsur pemerintah, dunia akademik, dan masyarakat diharapkan melahirkan lulusan yang berintegritas serta siap menghadapi tantangan global.

 

b.    Materi 2 Pembangunan Karakter di Era Teknologi (AKBP Vicky Dzulkarnain, M.M.)

 

Revolusi digital membawa perubahan signifikan dalam tatanan sosial, termasuk kemunculan Society 5.0 yang menggabungkan realitas fisik dengan teknologi cerdas. Dalam konteks ini, mahasiswa perlu bersiap menghadapi berbagai risiko, seperti penyalahgunaan teknologi, pelanggaran data, serta ancaman etika dalam penggunaan AI. Untuk itu, penting bagi mahasiswa untuk membangun karakter yang kokoh, patuh pada aturan hukum, serta aktif berperan dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan lingkungan. Selain itu, toleransi, kepedulian sosial, serta kemampuan menyampaikan aspirasi dengan bijak menjadi nilai-nilai utama yang perlu ditanamkan.

 

c. Materi 3 - Arahan Etika Kehidupan Kampus (oleh Paryanto, S.IP.)

Paryanto menyampaikan bahwa pelaksanaan PKKMB harus menjunjung nilai edukatif dan  humanis,  bukan  sebagai  ruang  kekerasan  atau  senioritas  berlebihan. PKKMB diharapkan mampu menjadi awal pembentukan karakter mahasiswa baru yang bertanggung jawab, memahami sistem akademik, dan mengenal berbagai fasilitas kampus. Mahasiswa baru juga diajak untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan penelitian, pengabdian masyarakat, magang, serta membangun komunikasi positif antara kampus dan masyarakat luas.

 

d.  Materi 4 Pendidikan Tinggi Digital & Bela Negara

 

Dalam sesi ini, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono menyampaikan langkah Universitas Lampung dalam meraih status global melalui akreditasi internasional. Program Be Strong dijadikan strategi utama untuk mengembangkan sektor pelayanan masyarakat dan kewirausahaan. Selain itu, Brigjen TNI Haryantana mengingatkan pentingnya menanamkan semangat   bela   negara   dan   nasionalisme   dalam   jiwa   mahasiswa. Dengan berbagai tantangan seperti radikalisme, narkoba, dan disintegrasi sosial, mahasiswa dituntut menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan persatuan bangsa. Hal ini harus dimulai dari sikap saling menghargai, pengendalian diri, serta komitmen menjaga keutuhan NKRI.

   Evaluasi kegiatan PKKMB Hari Kedua

a.     Materi 1

Mahasiswa di Era Digital (Prof. Dr. Sunyono, M.Si.)

Mahasiswa perlu merancang perkuliahan dengan baik agar dapat menyelesaikan studi tepat waktu. Tidak hanya sekadar rajin mengerjakan tugas, tetapi juga bijak menggunakan media sosial serta konsisten mengerjakan skripsi. Strategi yang disarankan antara Iain mengambil mata kuliah dengan beban cukup tinggi, mengikuti UKM, dan memanfaatkan program magang. Penguasaan teknologi digital, literasi informasi, keterampilan kolaborasi daring, serta etika berkomunikasi di ruang digital juga menjadi syarat penting. Pencapaian mahasiswa Unila dalam bidang Belmawa menunjukkan kualitas tersebut, seperti keberhasilan di Pilmapres nasional, Pimnas, serta program Genera-Z Berbakti. Hal ini menandakan bahwa mahasiswa Unila mampu bersaing dalam skala nasional.

b.     Materi 2

Pencegahan Kekerasan dan Narkoba di Perguruan Tinggi (UPA-BK dan Satgas PPKPR)

Materi ini menekankan pentingnya kesehatan mental mahasiswa. UPA-BK menyediakan layanan konseling gratis melalui tenaga psikolog profesional. Satgas PPK-PT yang dibentuk berdasarkan Permendikbudristek No. 55 Tahun 2022 bertugas mencegah dan menangani kekerasan di kampus, termasuk bullying dan diskriminasi. Mahasiswa diajak peduli terhadap lingkungan sekitar, melaporkan kasus yang ditemukan, serta mendukung kampus bebas kekerasan dan narkoba.

c.     Materi 3

Pengenalan Organisasi dan UKM Mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai organisasi dan unit kegiatan mahasiswa,

Berikut ini merupakan daftar Ormawa dan juga UKM di Universitas Lampung :

1.     BEM UNILA

2.     UKM Kempo

3.     UKM Persatuan Setia Hati Terate

4.     UKM Bina Rohani Islam Mahasiswa (Birohmah)

5.     UKM Silat Nasional Perisai Diri

6.     IJKM Katolik

7.     UKM Budha

8.     DPM Universitas Lampung

9.     UKM Hindu


10.  UKM BOLA VOLI

11.  UKM Unila Internasional Student Association

12.  UKM Merpati Putih

13.  UKM Paduan Suara Mahasiswa (PSM)

14.  UKM Catur

15.  UKM M          Raya

16.  UKM Tapak Suci

17.  UKM Teknokra

18.  UKM English Society (SO)

19.  UKM Sains dan Teknologi

20.  UKM Basket

21.  UKM Mekatron

22.  UKM Zoom

23.  UKM Kristen

24.  UKM Penelitian

25.  UKM Rakanila

26.  UKM Korps Suka Rela Palang Merah Indonesia (KSR PMI)

27.  UKM sepak Bola

28.  UKM Bidang Seni (UKMBS)

29.  UKM Archery/Panahan

30.  UKM Kebangsaan

31.  UKM Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA)

32.  UKM Pramuka

33.  FORKOM KIP

34.  UKM Taekwondo

35.  UKM Koperasi Mahasiswa (KOPMA)

36.  UKM Futsal

37.  UKM Bulu Tangkis

38.  FORKOM PMPAP

39.  UKM Menwa

40.  UKM Pencak Silat

 

UKM berfungsi sebagai wadah pengembangan diri, sehingga mahasiswa tidak hanya fokus kuliah tetapi juga dapat meningkatkan soft skill. Acara ditutup dengan selebrasi meriah berupa koreografi flashlight yang memberikan kesan mendalam bagi peserta

 

  Evaluasi Kegiatan PKKMB Hari Ketiga

FISIP Universitas Lampung sebagai Fakultas Unggulan dan Inklusif

Pada hari ketiga pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung, fokus

utama kegiatan adalah memperdalam pemahaman mahasiswa baru mengenai profil fakultas, mekanisme akademik, fasilitas pendukung, serta tata nilai dan etika yang wajib dijunjung oleh civitas akademika FISIP. Kegiatan ini menjadi fondasi penting dalam membentuk


karakter dan sikap mahasiswa agar siap menghadapi tantangan akademik dan sosial di kampus maupun masyarakat luas.

FISIP Unila dikenal sebagai fakultas yang unggul dengan komitmen kuat mencetak lulusan yang berkualitas dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sehingga mampu berkompetisi secara nasional dan internasional. Materi pada hari ketiga PKKMB ini dibagi ke dalam tiga pokok bahasan utama, yaitu: program studi dan sistem akademik, fasilitas dan lingkungan

kampus, serta etika dan tata nilai mahasiswa.

a.    Materi 1 - Program Studi dan Sistem Akademik

(Disampaikan oleh Nover Banduarji)

Nover Banduarji menjelaskan bahwa FISIP Unila memiliki delapan program studi yang tersebar pada jenjang Sarjana (S1) dan Diploma (D3), yaitu:

·        Ilmu Pemerintahan (ILPEM)

·        Sosiologi

·        Administrasi Negara

·        Administrasi Bisnis

·        Hubungan Internasional

·        D3 Administrasi Perkantoran

·        D3 Perpustakaan

·        D3 Hubungan Masyarakat


Mahasiswa didorong untuk menuntaskan studi sesuai target waktu, dengan target kelulusan maksimal tahun 2029. Strategi ini bertujuan menghasilkan lulusan yang tidak hanya

kompeten secara akademik tetapi juga mampu bersaing di kancah internasional.

Sistem pembelajaran menggunakan sistem Kredit Semester (SKS) dengan ketentuan

mahasiswa wajib mengambil minimal 40 SKS dalam empat semester terakhir. Apabila tidak memenuhi ketentuan tersebut, mahasiswa akan menerima peringatan akademik sebagai

bentuk pengawasan dan pembinaan.

Setiap mahasiswa akan mendapatkan dosen pembimbing akademik yang berfungsi

memberikan arahan dalam perencanaan studi serta mendampingi dalam menghadapi kendala akademik. FISIP juga menyediakan ruang belajar atau ruang telaah sebagai tempat

mahasiswa berdiskusi dan meningkatkan pemahaman materi, serta rutin menggelar seminar internasional dan membuka kesempatan pertukaran pelajar dengan universitas mitra di luar negeri.

Nover juga mengingatkan pentingnya kesiapan mahasiswa dalam menghadapi bonus

demografi Indonesia dengan mempersiapkan diri secara optimal agar mampu menjadi sumber daya unggul dan menghindari risiko pengangguran yang tinggi.


a.  Materi 2 - Fasilitas dan Lingkungan Inklusif

(Disampaikan oleh Arif Sugiono Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum)

Pada sesi ini, Arif Sugiono memaparkan berbagai fasilitas modern yang telah disiapkan FISIP guna mendukung kenyamanan dan produktivitas belajar mahasiswa. Ia menegaskan bahwa

kualitas fasilitas di FISIP setara dengan fasilitas yang ada di tiga universitas besar di Korea Selatan, mencerminkan keseriusan fakultas dalam mewujudkan lingkungan belajar yang

inklusif dan mendukung.

Beberapa fasilitas unggulan yang disebutkan antara lain foodcourt terbaik di lingkungan Universitas Lampung dan working space di Gedung D lantai 2 dengan akses internet cepat serta layanan kopi dan teh gratis.

FISIP juga mewajibkan mahasiswa untuk menggunakan aplikasi My FISIP, platform digital terpadu untuk mengakses layanan akademik dan administrasi secara efisien.

Pembagian gedung di lingkungan FISIP pun terstruktur dengan baik sebagai berikut:

·        Gedung A: Galeri FISIP

·        Gedung B: Administrasi Negara dan Administrasi Bisnis

·        Gedung C: Ilmu Komunikasi, kantor Kajur dan Sekjur

·        Gedung D: Ilmu Pemerintahan

·        Gedung E: Sosiologi (lantai 1) dan Hubungan Internasional (lantai 2)

·        Gedung F: Layanan Pascasarjana (hari Jumat dan Sabtu)

·        Gedung G: Layanan Terpadu Mahasiswa (lantai 1) dan kantor Dekanat (lantai 2)

·        Gedung H: Foodcourt (lantai 1) dan Student Court/basecamp mahasiswa (lantai 3)

Selain itu, FISIP menerapkan program bebas sampah plastik selama lebih dari empat tahun

sebagai komitmen dalam menjaga lingkungan kampus yang bersih dan hijau. Semua ruangan dapat dikendalikan secara terpusat, serta aktivitas merokok hanya diperbolehkan di area khusus (smoking area).

 

 

b.    Materi 3 - Etika dan Tata Nilai Mahasiswa FISIP

(Disampaikan oleh Dr. Robi Cahyadi Kurniawan)

Materi terakhir hari ketiga PKKMB mengangkat topik etika dan tata nilai yang wajib dijunjung tinggi oleh mahasiswa FISIP. Dr. Robi Cahyadi Kurniawan menegaskan bahwa sikap dan perilaku mahasiswa merupakan refleksi dari kualitas pendidikan di fakultas dan menjadi modal penting dalam membangun reputasi kampus.

Mahasiswa dilarang keras melakukan segala bentuk kekerasan, baik verbal maupun fisik,

serta tindakan yang mengganggu ketenangan dan keamanan kampus. Selain itu, FISIP juga secara tegas menolak perilaku LGBT sesuai dengan nilai-nilai sosial dan budaya yang

berlaku di Universitas Lampung.

EVALUASI KEGIATAN PKKMB HARI KEEMPAT

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan oleh MC yang berhasil membangun suasana formal namun tetap hangat bagi para peserta.

Acara berikutnya adalah perkenalan ORMAWA yang ada di lingkungan FISIP, seperti BEM, LSSP, DPM, dan organisasi mahasiswa lainnya. Mahasiswa baru terlihat cukup antusias dalam menyimak dan mengenal lebih dekat kegiatan kemahasiswaan yang tersedia di fakultas.

Setelah sesi perkenalan, kegiatan dilanjutkan dengan break, yang memberikan waktu istirahat cukup sebelum acara hiburan. Kemudian dilanjutkan dengan 1.000 Swara FISIP, yang merupakan penampilan kreatif dan inspiratif dari mahasiswa. Kegiatan ditutup dengan sesi FUN FISIP, yaitu aktivitas ringan dan menyenangkan yang bertujuan mempererat keakraban antar mahasiswa baru.

Penutupan Resmi dari ibu rektorat Unila dan pengucapan selamat sekaligus pengukuhan Mahasiswa Baru 2025/2026 resmi menjadi bagian dari Universitas Lampung

a.    Materi 1 - Hak mahasiswa adalah menggunakan kebebasan akademik yang bertanggung jawab, pindah program studi di dalam dan di luar Unila,memperoleh layanan kesejahteraan ikut serta dalam kegiatan dan memimpin organisasi kemahasiswaan, memperoleh layanan khusus bagi penyandang disabilitas.Memperoleh layanan pendidikan sesuai bakat, minat,potensi, dan kemampuan, memanfaatkan fasilitas akademik dan umum, mendapatkan

bimbingan dari dosen ,memperoleh layanan informasi tentang program studi, menyelesaikan studi lebih awal.

b. Materi 2 - Kewajiban mahasiswa adalah sebagai berikut menanggung biaya pendidikan

,mematuhi semua ketentuan yang berlaku di Unila, memelihara sarana dan prasarana kebersihan, ketertiban, dan keamanan, menghargai ilmu pengetahuan dan,teknologi.menghormati dan tidak melakukan penghinaan kepada sesama warga Unila,mencintai dan melestarikan lingkungan Unila ,memelihara kerukunan dan kedamaian untuk mewujudkan harmoni sosial. 

c.    Materi 3 - Larangan mahasiswa adalah sebagai berikut mengganggu pemenuhan hak dan pelaksanaan tugas warga Unila, melakukan pemaksaan penggunaan fasilitas, memberikan

sesuatu kepada dosen dan tenaga kependidikan untuk keuntungan akademik, merusak dan mencuri fasilitas umum dan pendidikan, mengancam mengenai biaya dan

membunuh,membawa,memakai mengedarkan,dan menjual narkoba menghasut dan memprovokasi warga Unila, melakukan pelanggaran kesusilaan,melakukan segala bentuk judi ,membawa dan menggunakan senjata tajam, kimia,dan senjata api ,membawa dan

menyebarkan paham dan ajaran yang dilarang sesuai peraturan perundang-undangan.

PENUTUP  

KESIMPULAN

Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB)

Universitas Lampung, khususnya di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), telah memberikan manfaat yang besar bagi kami sebagai mahasiswa baru.

Rangkaian kegiatan ini menjadi langkah awal dalam proses adaptasi kami terhadap kehidupan akademik dan sosial di lingkungan universitas.

Melalui berbagai sesi yang telah dilaksanakan, kami memperoleh pemahaman menyeluruh

mengenai struktur dan sistem pendidikan di Unila, nilai-nilai dasar yang dijunjung tinggi oleh universitas, serta visi dan misi FISIP sebagai fakultas yang berkomitmen mencetak lulusan

yang kritis, berintegritas, dan berwawasan luas. Selain itu, pengenalan terhadap program

studi, dosen, organisasi kemahasiswaan, serta fasilitas kampus membuat kami merasa lebih siap menjalani proses perkuliahan ke depan.

Secara khusus, FISIP Unila berhasil menciptakan suasana kegiatan PKKMB yang tidak hanya edukatif, tetapi juga hangat, menyenangkan, dan membangun rasa kekeluargaan.


Saran Dan Kesan 

Saran:

1.     Peningkatan Interaktivitas – Kegiatan PKKMB ke depan akan lebih baik jika disertai dengan sesi diskusi atau tanya jawab yang lebih terbuka dan tidak hanya satu arah, agar mahasiswa baru merasa lebih terlibat.

2.     Pengenalan Program Studi – Pengenalan terhadap jurusan dan dosen dapat dilengkapi dengan media visual seperti video pendek atau booklet digital agar informasi lebih mudah diterima.

3.     Mentoring Mahasiswa Adanya pendampingan berupa mentor atau kakak tingkat

secara kelompok kecil akan sangat membantu mahasiswa baru dalam proses adaptasi, baik secara akademik maupun sosial.

4.     Peningkatan Dokumentasi dan Publikasi – Dokumentasi kegiatan dalam bentuk foto, video, maupun catatan materi dapat dikumpulkan dan dibagikan kembali kepada mahasiswa sebagai arsip pembelajaran yang berkelanjutan.

Kesan:

Mengikuti PKKMB Universitas Lampung dan FISIP memberi kami kesan yang sangat

positif. Kami merasa disambut sebagai bagian dari keluarga besar kampus dengan semangat inklusif dan humanis. Kegiatan yang dikemas secara komunikatif dan informatif membuat kami merasa lebih percaya diri untuk memulai perjalanan sebagai mahasiswa.

Khususnya di lingkungan FISIP, kami melihat dosen dan tenaga kependidikan yang hangat, serta mahasiswa senior yang responsif dan suportif. Semua hal ini memperkuat keyakinan kami bahwa FISIP Unila adalah tempat yang tepat untuk tumbuh, belajar, dan berkontribusi demi masa depan yang lebih baik baik secara pribadi, sosial, maupun profesional.

0 Komentar